msw

to facilitate you in terms of language click one of the following

English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Jumat, 12 Agustus 2011

KERUSAKAN ALAM DI BUMI REOG PONOROGO



KERUSAKAN ALAM DI BUMI REOG PONOROGO
Alfian Nikmah                (01)
Cindy Ratna                    (05)
Hengki Saiful                  (14)
Mayan Satria W              (16)              

Kerusakan alam yang terjadi banyak disebabkan oleh tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab,mementingkan kepentingannya tanpa memperdulikan akibatntya


XI IPS 2                                SODA2SMAZA.BLOGSPOT.COM
4/29/2011



GEOGRAFI



I LATAR BELAKANG MASALAH

            Pengertian lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika kalian berada di sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah, bapak ibu guru serta karyawan, dan semua orang yang ada di sekolah, juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada di sekitarnya. Adapun lingkungan abiotik berupa udara, meja kursi, papan tulis, gedungsekolah, dan berbagai macam benda mati yang ada di sekitar. Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Manusia bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar.  makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan.
            Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi mampu merubah wajah dunia dari pola kehidupan sederhana sampai ke bentuk kehidupan modern seperti sekarang ini. Namun sayang, seringkali apa yang dilakukan manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupangenerasi berikutnya. Banyak kemajuan yang diraih oleh manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan lingkungan hidup.


II RUMUSAN MASALAH
           
            1. Kerusakan apasaja yang terjadi di Kab.Ponorogo?
2.Hal-hal apa saja yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan?
            3. Bagaimana cara mennaggulangi kerusakan yang terjadi?

III TUJUAN
1.Agar mengetahui kerusakan-kerusakan yang terjadi,agar memacu peran serta menjaga     lingkungan.
2.Agar mengetahui penyebab-penyebab kerusakan untuk meminimalisir kerusakan yang lebih parah.
3.Agar lebih memahami pentingnya keseimbangan  alam.

IV. ISI
            Berdasarkan UU No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.
            Kerusakan adalah keadaan yang sudah berubah dan membahayakan kelangsungan makhluk hidup,yang sudah tidak sesuai dan tidak memiliki keseimbangan ekosistem.


Keseimbangan Ekosistem.
Ekostem di katakan seimbang apabila komposisi di antara komponen-komponen
tersebut dalam keadaan seimbang.Ekosistem yang seimbang,keberadaannya dapat
bertahan lama atau kesinambungannya dapat terpelihara. Perubahan ekosistem dapat
mempengaruhi keseimbangannya. Perubahan ekosistem dapat terjadi secara alami
serta dapat pula karena aktivitas dan tindakan manusia.

  1. Perubahan Ekosistem secara Alami
Perubahan ekosistem secara alami dapat terjadi karena adanya gangguan alam.
Misalnya gunung meletus,kebakaran hutan, dan perubahan musim. Bencana alam
dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.

  1. Perubahan Ekosisstem karena Tindakan Manusia.
Perubahan ekosistem dapat terjadi karena tindakan manusia. Manusia
merupakan salah satu komponen biotik dalam suatu ekosistem. Manusia mempunyai
peranan dan tanggung jawab terhadap pengelolaan ekosistem. Akan tetapi, manusia
juga dapat merusak ekosistem.
            Dari survey yang dilakukan oleh kelompok kami ditemukan bahwa kerusakan di Ponorogo termasuk kategori sedang.

. 
Sungai tercemar sampah(pencemaran air)

DSC04989.JPG
Limbah pabrik merupakan (pencemaran air)

DSC04987.JPG
Sampah plastic (pencemaran tanah)

. DSC04988.JPG
Asap dari Industri ( pencemaran udara)
DSC04990.JPG
asap mobil (pencemaran udara)

DSC04991.JPG
Suara dari kenalpot(pencemaran suara)
DSC04994.JPG
air limbah  rumah tangga(pencemaran air)


KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP
Berdasarkan faktor penyebabnya, bentuk kerusakan lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
1.                 Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Peristiwa Alam
Ex: Letusan gunung berapi, Gempa bumi,Angin topan.
2.           Kerusakan Lingkungan Hidup karena Faktor Manusia
       Ex: Penebangan hutan secara liar,perburuan liar,merusak hutan bakau,penimbunan rawa- rawa untuk pemukiman,pembuangan sampah di sembarang tempat,bangunan liar di daerah aliran sungai (DAS),pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan di luar batas.

UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP 
Pembangunan berwawasan lingkungan adalah usaha meningkatkan kualitas manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktor lingkungan. Pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan nama Pembangunan Berkelanjutan. Konsep pembangunan berkelanjutan merupakan kesepakatan hasil KTT Bumi di Rio de Jeniro tahun 1992. Di dalamnya terkandung 2 gagasan penting, yaitu:
a. Gagasan kebutuhan, khususnya kebutuhan pokok manusia untuk menopang hidup.
b. Gagasan keterbatasan, yaitu keterbatasan kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan baik masa sekarang maupun masa yang akan datang.
1. Upaya yang Dilakukan Pemerintah

Pemerintah sebagai penanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya memiliki tanggung jawab besar dalam upaya memikirkan dan mewujudkan terbentuknya pelestarian lingkungan hidup. Hal-hal yang dilakukan pemerintah antara lain:

a. Mengeluarkan UU Pokok Agraria No. 5 Tahun 1960 yang mengatur tentang Tata Guna Tanah.
b. Menerbitkan UU No. 4 Tahun 1982, tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup.
c. Memberlakukan Peraturan Pemerintah RI No. 24 Tahun 1986, tentang AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan).
d. Pada tahun 1991, pemerintah membentuk Badan Pengendalian Lingkungan, dengan tujuan pokoknya:
1) Menanggulangi kasus pencemaran.
2) Mengawasi bahan berbahaya dan beracun (B3).
3) Melakukan penilaian analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).
e. Pemerintah mencanangkan gerakan menanam sejuta pohon.
2. Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup oleh Masyarakat Bersama Pemerintah

2. Upaya yg harus dilakukan Warga negara

a. Pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/perbukitan)
b. Pelestarian udara
1) Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita.
2) Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran.
3) Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak  lapisan ozon di atmosfer
c. Pelestarian hutan
Upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan hutan:
1) Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
2) Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
3) Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
4) Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan.
5) Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai  pengelolaan hutan.

V KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN       

1.  Kerusakan terjadi karena aktifitas manusia yang tidak bertanggungjawab.
2.  Bentuk kerusakan lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu: Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Peristiwa Alam, Kerusakan Lingkungan Hidup karena Faktor Manusia
3.  Kerusakan dapat di tanggulangi dengan cara: Mengeluarkan UU, mengupayakan    pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran,reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul,dll.



SARAN

            Sebaiknya pemerintah,dan warga Negara bekerja sama untuk menjaga lingkungan, Perlunya peran serta pemerintah dan masyarakat agar tercipta keadaan yang seimbang .Perlunya peraturan  daerah yang  tegas tentang kebersihan,UU limbah pabrik dll.Pentingnya peran serta masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik


VI PENUTUP

            Semoga makalah ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya,semoga dengan membaca makalah ini kita akan lebih mencintai bumi kita dari kerusakan-kerusakan yang terjadi.





VII SUMBER

Afandi Kusuma http://m.Abatasa.com/pengertian/keseimbangan















satriawicaksana98@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Your opinion about this blog?

leave your comment. some say it is worth it for this blog

Google+ Badge

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

shout box start